Sabtu, 04 Maret 2017

CEO Snapchat Mendadak Kaya Raya Setelah Melepas Sahamnya







Teknounik.com - Pada 2 Maret 2017 kemarin, Snapchat resmi melepaskan saham perdana (IPO) di bursa New York Exchange. Snap Inc sendiri merupakan di balik aplikasi ephemeral messaging terpopuler di dunia maya.

IPO tersebut sukses. Saham Snap yang ditawarkan seharga 17 dollar AS per lembar di awal perdagangan mengalami kenaikan sebesar 44 persen dan ditutup di angka 24,48 dollar AS atau lebih tinggi 7,58 dollar AS dibanding harga pembukaan.

Angka permintaan lima kali lebih banyak dari penawaran. Sebanyak 216,5 juta saham Snap berpindah tangan dalam satu hari perdangan perdana itu. Kemudian, valuasi mencapai angka 33 miliar dolla AS saat saham Snap ditutup.

Dalam waktu sekejap. Evan Spiegel sebagai CEO Snapchat menjadi miliarder. Pria berumur 26 tahun ini, memiliki nilai saham sampai 6,48 milliar dollar AS atau setara dengan Rp. 86 triliun.

Meskipun mengalami peningkatan saham yang cukup signifikan, Snapchat perlu memperbaiki sistem keuangannya itu karena masih memiliki rapor merah dalam laporannya. Tahun lalu, sebagaimana dilaporkan oleh Re/code, Sabtu (4/3/2017), Snap mengalami kerugian sebesar 514 juta dollar AS. Sementara kerugian pada 2015 mencapai 373 juta dollar AS.

Pemegang kendali perusahaan tetap berada sepenuhnya di tangan dua pendirinya, yaitu Evan Spiegel dan Bobby Murphy, karena saham Snap yang diperdagangkan tak memberikan hak voting kepada pemiliknya. Hal tersebut hampir sama dengan apa yang dialami dua raksas teknologi seperti Facebook dan Google yang menerapkan founders company.

Ketika melakukan IPO, Snap memiliki pengguna aktif harian sebesar 158 juta dan menjadi layanan flagship terbesar di Dunia.