Senin, 24 Oktober 2016

Di Indonesia, Anak 10-14 Tahun Sudah Terbiasa Online




Teknounik.com - Pengguna internet di Indonesia semakin lama semakin berkembang pesat. Dalam dua tahun terakhir, pengguna internet menujukkan angka peningkatan yang cukup signifikan, terutama pada pengguna usia 10-14 tahun.

Data  ini disampaikan oleh APJII (Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia) pada hasil penelitiannya yang menunjukkan bahwa 132.7 juta orang di seluruh Indonesia sudah memakai internet. Dari jumlah tersebut, usia 25-29 tahun paling mendominasi dengan jumlah 24 juta pengguna.

Hal yang menarik dalam penelitian ini adalah anak dengan usia 10-14 tahun sudah banyak yang bisa mengakses internet dengan jumlah mencapai 768 ribu anak.

Henri Kasyfi Soemartono, sebagai Sekjen APJII berkomentar bahwa 100% anak usia 10-14 tahun di Indonesia sudah mengakses internet. Dan ia sangat terkejut melihat hasil tersebut. Hal ini disampaikan Hendri saat memaparkan hasil survey di The Hook Cafe Jakarta Senin (24/10/2016) lalu.

Selain itu, penduduk di Pulau Jawa sangat mendominasi dalam penggunaan akses internet di Indonesia. Penetrasinya mencapai 65% dari total 86.3 juta jiwa. Sedangkan pengguna akses internet paling sedikit berada di pulau Maluku dan Papua, penetrasinya hanya 2.5% atau sekitar 3,3 juta saja.

Infrastruktur di Maluku dan Papua menjadi faktor yang mempengaruhi rendahnya penggunaan akses Internet di kedua pulau tersebut. Meskipun begitu, rencananya pemerintah akan membangun proyek palapa ring di Maluku dan Papua untuk meningkatkan infrastuktur daerah yang lebih baik lagi.

Jika membahas tentang perangkat untuk mengakses internet, masyarakat Indonesia lebih dominan menggunakan gadget atau smartphone. Jumlah pengguna akses internet dengan smartphone adalah 63.1 juta atau sekitar 47.6%

Sedangkan untuk situs yang paling banyak diakses, mayoritas orang Indonesia lebih sering mengakses sosial media. Jumlah pengakses sosial media adalah 129,2 juta orang.

Hendri juga menambahkan bahwa situs sosial media yang paling banyak dikunjungi adalah Facebook, Youtube dan Instagram.

Tidak hanya itu, masyarakat Indonesia juga lebih sering menggunakan internet untuk menonton film streaming. Jumlahnya mencapai 54.4 juta jiwa.

"Tidak heran jika banyak layanan streaming video masuk ke Indonesia, karena pangsa pasarnya tinggi," tutur Hendri saat itu.